Senin, 22 November 2010

Tips Menjaga Kebersihan Miss ‘V’


Organ intim pada wanita lebih membutuhkan perawatan ekstra dibandingkan pria. Oleh sebab itu para wanita lebih peduli dalam hal menjaga kebersihan daerah vaginanya. Dimana pada daerah intim wanita jika tidak dijaga dan diperhatikan dengan baik dapat menimbulkan berbagai macam penyakit dari yang ringan hingga penyakit yang mematikan. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan Miss ‘V’ anda:
  • Cuci vagina dengan sabun khusus vagina, sabun ini mengandung pH 3-4, lebih rendah dibandingkan dengan sabun wajah yg mengandung pH 4. Jadi kalaupun sedang tidak ada bisa menggunakan sabun khusus wajah karena pH nya paling mendekati. Kemudian bilas hanya bagian luar, jangan disemprotkan kebagian dalam, setelah itu basuh dengan air bersih. Keringkan dengan tisu yang lembut.
  • Setelah buang air kecil selalu basuh dengan air bersih, dari depan kearah anus. Karena sisa urine bisa manjadi makanan bakteri yang ada divagina. Kemudian keringkan dengan tisu yang lembut.
  • Buang air besar harus tiap hari, karena saluran reproduksi perempuan menempel dengan rektum(tempat membuang kotoran). Jika buang air besar tidak teratur berarti terjadi penumpukan bakteri yang bisa masuk kedalam saluran reproduksi.
  • Pakailah celana dalam berbahan dasar lembut dan menyerap keringat, jangan yang ketat. Jika sudah ternoda, segera ganti. Apalagi jika sedang berolahraga, sedang stres, kecapean atau perjalanan jauh. Karena dalam kondisi tersebut biasanya pembuluh darah divagina membesar sehinnga mengeluarkan cairan lebih banyak.
  • Jika sedang menstruasi, sering-seringlah mengganti pembalut, jangan biarkan lembab terlalu lama.
  • Mencuci celana dalam harus bersih, jika ada sisa deterjen maka dapat menyebabkan iritasi.
  • Berat badan yang berlebih dapat menyebabkan lipatan didaerah selangkangan, sehingga bagian ini akan selalu lembab. Tempat yang lembab merupakan tempat yang sangat disukai oleh jamur.
  • Batasi komsumsi gula pada makanan dan minuman. Tingginya gula dalam makanan dan minuman dapat menyebabkan turunnya kadar keasaman vagina, sehingga jamur dapat hidup subur.
  • Komsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah dan sayur. Ataupun makanan probiotik seperti yogurt atau suplemen probiotik, membantu penyembuhan dan mencegah infeksi jamur vagina.
  • Hindari faktor resiko infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual.
  • Lakukan pap smear setahun sekali bagi yang sudah pernah melakukan hubungan seksual.

0 komentar:

Poskan Komentar